Sabtu, 03 September 2011

Kisruh Antar SMA Ma'arif, SMK Muhamadiyah , SMAN PN VS SMKN1 Wadaslintang

Pengelola Sekolah di Wonosobo Terancam Kisruh

Wonosobo, CyberNews. Keberadaan sekolah SMKN Wadaslintang dalam tahun ajaran baru tahun ini dikeluhkan sejumlah pengelola sekolahan di sekitarnya. Pasalnya, sejak tahun 2011 ini tiga sekolah menengah atas di kecamatan tersebut mengalami penurunan jumlah siswa hingga 60 persen.

Permasalahan ini masih belum tuntas, dan terancam kisruh antar pengelola. Sejumlah sekolahan yang mengeluhkan anjloknya murid, yakni SMK Muhammadiyah, SMU Maarif dan juga SMAN Wadaslintang. Padahal, menurut pengelola sekolahan itu, justru SMKN tersebut disinyalir belum jelas statusnya.

Kepada wartawan, Wahid Hasim, Kepala Sekolah SMU Maarif Wadaslintang mengatakan, pihaknya merasa sangat dirugikan oleh pihak SMKN Wadaslintang. Menurutnya, selain posisinya yang terlalu dekat dengan sekolahnya, jumlah murid juga mengalami penurunan.

"Tahun ini murid lari ke sana semua, tahun lalu siswa baru yang mendaftar sudah mencapai 90 anak, sekarang hanya 9 anak saja yang mendaftar," katanya.

Ditambahkannya, dia menilai posisi sekolah tidak sesuai aturan, karena pihak sekolah SMKN Wadaslintang mendirikan sekolah di dekat sekolah-sekolah setingkat yang telah lama berdiri. "Jaraknya kurang satu kilometer dari sekolah, itu artinya melanggar peraturan yang ada," ujarnya.

Wahid mengatakan, selain jarak, sebagai sekolah yang baru berdiri pada kenyataannya langsung membuka delapan kelas dan jurusan yang sama dengan sekolah yang sudah ada.

Keganjalan inilah yang sudah dipastikan akan mematikan sekolah yang lain. Ditambahkannya, dengan perilaku itu pihaknya merasa kecewa dengan Disdikpora yang tidak tegas dan ada kesan melakukan pembiaran. Padahal, hal itu jelas akan menimbulkan masalah di kemudian hari jika tidak diatur dengan baik.

sumber :

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/08/11/93365/Pengelola-Sekolah-di-Wonosobo-Terancam-Kisruh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar